Sudah Punya NPWP? Yuk Ketahui Hak dan Kewajibannya

Kita tentu sering sekali mendengar orang membicarakan tentang satu kartu yang dinamakan dengan NPWP. NPWP atau Kartu NPWP adalah sebuah kartu yang diterbitkan hanya oleh Ditjen Pajak. Kartu NPWP ini memuat informasi penting yakni Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pemilik kartu. NPWP merupakan identitas atau tanda pengenal bagi wajib pajak untuk melaksanakan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan. Kartu NPWP diterbitkan oleh Ditjen Pajak melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Lalu apa saja hak dan kewajiban yang dimiliki oleh pemilik NPWP? 

Hak Pemilik Kartu NPWP

Selain berfungsi sebagai identitas bagi wajib pajak, kartu NPWP juga dapat digunakan untuk beberapa tujuan. Salah satunya adalah sebagai sarana dalam mengurus administrasi perpajakan. Jika Anda memiliki rencana membuat paspor atau mengajukan kredit, kepemilikan atas NPWP menjadi wajib. Hal ini dikarenakan NPWP menjadi dokumen penting yang dipersyaratkan untuk memenuhi dua hal tersebut. 

Di samping mendapat kemudahan dalam mengurus berbagai keperluan administrasi, keuntungan lain yang didapat oleh pemilik NPWP adalah kemudahan dalam mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Lebih lanjut, pemilik NPWP juga mendapat tarif pajak normal.

Kewajiban Pemilik Kartu NPWP

Setelah mengetahui hak yang dimiliki seorang wajib pajak, kini saatnya kita mengetahui kewajiban wajib pajak. kewajiban biasanya berkaitan dengan sesuatu yang harus dipenuhi. Apa saja kewajiban seorang wajib pajak? Berikut akan diuraikan dua wajib pajak yang harus dipenuhi. 

1.Seorang Wajib Pajak Wajib Menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT).

Surat Pemberitahuan harus diambil sendiri oleh wajib Pajak di tempat yang sudah ditentukan oleh Ditjen Pajak. Selanjutnya, surat tersebut harus disampaikan kembali ke Ditjen Pajak. Penyampaian SPT sebaiknya dilakukan dengan mengikuti batas waktu yang ditentukan. Pelaporan pajak untuk SPT Masa dilakukan paling lambat 20 hari setelah akhir masa pajak.

Sedangkan Untuk SPT PPh Wajib Pajak Perorangan, pelaporan disampaikan paling lambat 3 bulan setelah akhir tahun pajak. Sedangkan untuk SPT PPh Wajib Pajak Badan, laporan harus disampaikan paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak.

2.Wajib Pajak Harus Membayar Pajak

Kewajiban lain yang harus dipenuhi oleh pemilik kartu NPWP adalah membayar pajak. Besaran pajak yang harus dibayar ditentukan berdasarkan aturan yang berlaku dan kondisi wajib pajak yang bersangkutan. Khusus bagi wajib pajak orang pribadi yang berstatus sebagai karyawan, maka ia akan dikenai tarif PPh 21. jika anda ingin membuat kartu NPWP anda bisa menggunakan jasa pembuatan NPWP. semoga bermanfaat!